Mengenal Bunga MARIGOLD

african-marigold-2Marigold yang dalam bahasa latin disebut Tagetes memiliki bentuk bunganya gemuk membulat, dengan kelopak yang saling tumpuk. Warna bunganya cerah didominasi kuning dan oranye. Orang tertarik selain warna yang cerah dan bentuk yang bertumpuk, juga karena bisa digunakan sebagai bunga potong hiasan meja.

Selain memiliki warna cerah, bentuk besar bertumpuk, bunga asal Amerika Selatan dan Meksiko ini memiliki bau yang sangat khas. Bahkan produsen minyak wangi ada yang yang memanfaatkan bunga Marigold untuk produk mereka.

Marigold tumbuh membentuk semak. Biasanya tumbuh dengan ketinggian antara 15 cm dan 90 cm, tergantung jenisnya. Terdapat beberapa jenis Marigold, antara lain:
1. Marigold AFRICAN CRACKERJACK
2. Marigold RED CHERRY

Menanam marigold tidaklah terlalu sulit. Marigold dapat dipastikan menyukai sinar matahari, berdasarkan sejarah muasalnya. Ia membutuhkan kurang lebih 12 jam sehari berada di bawah sinar matahari. Untuk pertumbuhan yang baik, siapkan media tanam yang subur dengan drainase baik. Siram teratur, dan jangan biarkan media tanamnya kering. Jika media tanamnya lembap, tunda penyiraman. Untuk penanaman di pot, biasanya Marigold membutuhkan tambahan hara, dan marigold cukup dengan pemupukan NPK.

Marigold masih satu family dengan Daisy. Umumnya warna dari bunga ini adalah kuning. Bunga Marigold memiliki berbagai macam manfaat. Selain sebagai bunga potong dan tanaman pembatas, tanaman ini juga banyak dimanfaatkan sebagai pewarna, obat, dan pakan ternak. Oleh karena banyaknya senyawa aktif yang terkandung di dalam tanaman tersebut, Kanada dan Mexico memanfaatkan kandungan karotenoid pada bunga sebagai pakan ternak. Pakan ternak tersebut khususnya diberikan pada unggas supaya menghasilkan telur dengan warna kuning tua yang sempurna. Senayawa karoten, trans-lutein, lutein ester, dan xantofil digunakan sebagai pewarna makanan, pewarna kosmetik, antioksidan, antikarsinogen, dan produk obat-
obatan.

Masyarakat Filipina menggunakan bunga Tagetes dalam pengobatan anemia, menstruasi yang tidak lancar, rematik dan sakit pada tulang. Banyak Negara yang masyarakatnya menggunakan bunga Tagetes untuk penyakit mata dan sedatife. Masyarakat Indonesia ada yang menggunakan bunga Tagetes atau Marigold untuk mengobati infeksi saluran napas, anti radang, mengencerkan dahak, mengatasi batuk dan obat untuk luka. Marigold juga digunakan dalam pengobatan homeopati dan konvensional sebagai salep untuk penyembuhan luka. Marigold memiliki antiseptik, stimulan dan sifat anti-jamur.

Untuk masalah di pertanian, bunga Tagetes digunakan dalam pencegahan nematode penganggu tanaman. penangkal serangga, herbisida dan anti jamur. Minyak atsiri dari bunga Tagetes efektif menghambat pertumbuhan bakteri, antijamur pada Saprolegnia, ferax serta sebagai larvasida pada Culex quinquefasciatus, Anopheles stephensi dan Aedes aegypti.

Scientific classification
Kingdom: Plantae
(unranked): Angiosperms
(unranked): Eudicots
(unranked): Asterids
Order: Asterales
Family: Asteraceae
Subfamily: Asteroideae
Tribe: Tageteae
Genus: Tagetes L.[1]

Synonyms
Diglossus Cass.
Enalcida Cass.
Solenotheca Nutt.
Vilobia Strother

 

Benih Tani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: